Showing posts with label Beauty. Show all posts
Showing posts with label Beauty. Show all posts

Friday, June 12, 2009

6 Mitos Seputar Kulit dan Matahari

SAAT bayi, orangtua membuat kita bersahabat dengan matahari. Tapi mengapa setelah besar, kita seperti memusuhinya?

Berjemur di bawah sinar matahari di bawah pukul 9 pagi selama 30 menit setiap hari memang menyehatkan tubuh, terutama untuk kekuatan tulang. Dengan intensitas cahaya yang rendah, sinar matahari pada waktu tersebut mampu merangsang produksi Vitamin D dalam tubuh.

Namun, selepas waktu tersebut, kulit harus diberi perlindungan dari sinar matahari. Risiko terbesar yang mungkin terjadi jika perlindungan ini diabaikan adalah kanker kulit.

Jadi, bagaimana fakta seputar kulit dan sinar matahari? Berikut enam di antaranya seperti ditulis oleh Prof HF Jordaan, MBChB, MMed (Derm), pada Health24:

Mitos 1

Hanya orang berkulit terang dan bermata biru yang berisiko kanker kulit.

Faktanya, penelitian terbaru mengatakan, ada baiknya pemilik kulit lebih gelap maupun terang lebih peduli terhadap bahaya atau efek sinar ultraviolet (UV). Sebab, meski orang berkulit terang, berambut merah, dan bermata biru memiliki risiko kanker kulit lebih besar, belakangan timbulnya kanker kulit meningkat diantara orang-orang berkulit gelap dan coklat.

Mitos 2

Saya telah melindungi kulit dari efek sinar UV sejak 10 tahun terakhir, jadi saya tidak punya risiko kanker kulit.

Faktanya, kerusakan kulit sudah berjalan sejak 15 tahun pertama hidup kita. Mungkin saja kerusakan itu semakin nyata sejak beberapa tahun terakhir karena sinar matahari merusak kulit secara akumulatif.

Mitos 3

Dengan tanning, saya sudah memiliki warna kulit yang bagus. Jadi, kulit saya sudah terbiasa berhadapan dengan sinar matahari. Kulit saya tidak mudah rusak karenanya.

Faktanya, bintik-bintik di kulit dan sunspots yang tidak berbahaya mungkin muncul hanya setelah Anda terekspos sinar matahari sekali saja. Hati-hati karena bila tidak ditangani segera, bisa jadi berbahaya.

Mitos 4

Sedikit sinar matahari baik untuk bayi ataupun balita saya.

Faktanya, anak-anak bisa menderita kerusakan kulit akibat terekspos sinar matahari selama tujuh menit antara pukul 11 pagi hingga 3 sore.

Mitos 5

Luka pada kanker kulit akan berdarah, tampak kemerahan, dan terasa sakit. Saya akan berhati-hati dari berbagai hal yang memungkinkan kanker bermula.

Faktanya, kebanyakan luka kanker tidak berdarah, nyeri, ataupun menimbulkan luka terbuka. Perubahan pada luka bisa sangat tidak kentara. Jika Anda tidak memerhatikannya, perubahan itu baru tampak setelah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan kemudian. Sementara karena itu Anda jadi kurang memedulikannya sehingga mengurangi peluang untuk sembuh.

Hubungi ahli dermatologis Anda jika luka tersebut mengalami perubahan warna dari terang menjadi gelap atau dari putih menjadi pink pucat, berubah bentuk dan ukuran, tumbuh tidak rata dan membengkak, terkelupas-sembuh-terkelupas lagi, terbentuk sebuah borok di tengah luka yang tak kunjung sembuh, serta tiba-tiba muncul lagi.

Mitos 6

Tidak perlu terburu-buru pergi ke dokter saat saya mendeteksi sebuah luka yang tak mencurigakan.

Faktanya, semakin cepat mendeteksi dan menanggulangi luka mencurigakan, semakin cepat Anda menyelamatkan hidup.

sumber : okezone

Thursday, December 11, 2008

Hair Coloring

One of the easiest and quickest changes to your personal appearance that you can make is a new hair color. There are several levels in the realm of professional hair color and these determine how they will impact your hair color, depending on the degree of lightness or darkness of color reflected or perceived by the eye. It is also an excuse to go out and buy a new wardrobe of clothes, because you'll find that what suited you as a brunette looks rather drab on a new blonde.

If you want to make a drastic change in your hair color, it is probably best to visit a professional rather than do it yourself.
If you are unsure about coloring your hair:
Look for a temporary product that provides an easy wash out in order to sample what that color would be like.
Test a small section of your hair and allow it to dry completely before deciding if that's the right color.
Pick up tips by talking to other women who have colored their hair.
Try a few highlights instead.
Hair Coloring Ideas

Hair coloring is a quick image-change option that is fast catching on as a fashion trend among all ages, not just teenagers.

The two main types of hair dyes are permanent and semi-permanent, with variations to each kind. The durability of Permanent Tints is largely due to the formulation consisting of hydrogen peroxide, which opens the hair cuticle and makes it easy for the tint to penetrate the cortex and form the color desired. Higher levels of peroxide give quicker and lighter results.

Semi-Permanent Colors help to vary the tone within the individual's natural highlights or help it go darker. Most hair dyes that come under this category, referred to as Quasi-colors, contain ethanolamine and a low degree of peroxide (about 3percent) that slightly opens the cuticle, so the hair color lasts up to 20 washes and softly fades with subsequent shampooing. Regrowth of hair is not a problem with this type of hair coloring. This kind of hair color can last for varying lengths of time depending the product chosen and is available in home use kits.

The Semi-Permanent Vegetable Colors used for hair coloring comprise vegetable extracts and natural ingredients, so no color is stripped from the hair. A close cousin of herbal hair coloring option like henna, this type of vegetable coloring for hair does not coat it but adds shine though as it sits on the hair's surface. It washes off it about eight shampoos and is a healthier option.

Hair coloring must complement skin tone of a person and light skinned persons are advised against opting for extreme/very dark hair color as it can make them look paler still, while darker skinned individuals following the same rule can go in for hair coloring in medium blonde, chestnut or honey tones.

Hair coloring for the first time is best at the hands of a professional as an amateur may tend to use the wrong level of peroxide and the over-processing may damage hair.

For those frequently opting for hair coloring, particularly those changing from blonde to brown and back again to blonde, it make sense to invest in hair care treatments, such as deep conditioning therapy, from time to time.

Semi-permanent tints do not cover large amounts of gray but if a professional does permanent hair tinting, semi's can be used to maintain these while enhancing shine and adding condition.

Highlighting in auburn can give warmth and depth to the hair and coloring in layers gives the appearance of volume for those opting for a brunette hair coloring, popular with many.

Persons with a love for swimming are advised to wear oil-based conditioner to protect and coat the hair before taking a dip. This is essential for hair care for colored hair as chlorine is very damaging and has a tendency to fade hair color.

Hair care formulations, specifically designed for color treated hair, hydrate and nourish while giving hair extra protection and the good ones even contain sun filters.
Types of hair color dyes

Permanent Tints :
If a permanent tint is used correctly, you will always achieve a beautiful effect and semi-permanent tints can be used to maintain these permanent treatments, adding condition. The permanent color will penetrate the inner core of the hair strand and will not wash away as with a semi-permanent color that will wash out after a number of shampoos. It is not easy to remove or restore the hair's natural color as all hair colored this way has the natural color pigments irreversibly chemically altered.

Thursday, November 27, 2008

Saatnya Buang Kosmetik Anda

KapanLagi.com - Kosmetik sering jadi andalan perempuan untuk tampil lebih menawan. Ada yang memiliki koleksi yang sangat banyak, hingga banyak produk yang jarang dipakai. Bahkan tak sedikit dari mereka yang tak cukup rajin menggunakannya sehingga kosmetik tersimpan begitu saja. Kosmetik, seperti halnya makanan, memiliki 'usia' yang apabila telah lewat tak lagi aman digunakan.

Sayangnya, sebagian besar produk kosmetik tak mencantumkan masa kadaluwarsa seperti yang ada di kemasan makanan. Lalu kapan saatnya kita membuang kosmetik yang membahayakan kesehatan kulit?

- Foundation (alas bedak) dan Concealer (penutup noda)

Kedua produk tersebut langsung meresap ke dalam kulit. Gantilah secara reguler enam bulan sekali, atau bila mulai menggumpal dan baunya berubah.

- Make-up mata

Buang pensil alis, eyeliner, dan eyeshadow jika sudah berumur satu tahun. Bahkan jika bentuknya cair, ganti tiap enam bulan sekali.

- Maskara

Sebaiknya penebal bulu mata ini diganti tiap tiga bulan sekali meski Anda tak sering menggunakannya. Begitu pun jika menggumpal, sebaiknya Anda tak lagi memakainya lagi karena gumpalan yang menempel di bulu mata akan merusak penampilan. Agar lebih awet, hindari terlalu sering mengocok maskara dengan gagang sikatnya, karena hal ini justru memasukkan udara ke dalam produk dan maskara cepat kering.

- Lipstik

Jika usia lipstik Anda lebih dari dua tahun, segera singkirkan. Dan bila Anda melihat titik-titik air di batang lipstik Anda, segera buang. Lipstik yang warna dan bentuknya telah berubah sebaiknya tak digunakan lagi.

- Bedak tabur

Apabila bedak tabur Anda sudah menjadi gumpalan, itu adalah tanda bahwa Anda harus membeli yang baru.

- Blush on

Perona pipi ini sebaiknya diganti tiap tahun. Namun jika sudah menggumpal, warna atau baunya telah berubah, sebaiknya segera diganti.

- Cat kuku

Cat kuku yang sudah menggumpal tak lagi layak digunakan. Menyimpan cat kuku di kulkas tak akan memperpanjang usia dan kualitasnya. Umumnya, cat kuku bisa bertahan hingga 12 bulan. Tapi hal ini tergantung dari kualitas produk dan seberapa sering Anda menggunakannya.

Buruan cek kosmetik Anda, apakah sudah waktunya dibuang? (kpl/lin)

Agar Kulit Halus dan Mulus

KapanLagi.com - Siapapun mendambakan kulit tubuhnya, dari ujung rambut hingga ujung kaki, halus dan mulus tanpa noda atau bercak sedikit pun. Esther House of Beauty menawarkan solusi untuk mengatasi problem kecantikan dan kesehatan kulit wajah, kulit tubuh dan kulit kepala dengan perpaduan perawatan, herbal, medis, dan advanced aesthetic therapy.

Herbal Treatment menggunakan bahan ekstrak tumbuh-tumbuhan yang hasilnya terbukti efektif dan aman untuk jangka panjang. Sedangkan tindakan medis dilakukan oleh dokter yang berpengalaman di bidang perawatan kecantikan dan kesehatan kulit. Advanced Aesthetic Therapy adalah terapi estetika medis. Menggunakan metode, teknik, bahan dan piranti teknologi canggih yang telah diuji hasil dan keamanannya.

Hair Stress Therapy

Perawatan untuk kerontokan rambut. Menguatkan akar rambut dan melancarkan peredaran darah ke kulit kepala serta memberi stimulasi pertumbuhan akar rambut. Setelah menyelesaikan perawatan ini selama kurang lebih 1,5 jam, maka rambut akan terasa segar, halus, dan wangi yang menenangkan.


Gano Ion Therapy

Perawatan kulit wajah yang menggunakan alat ion (-) dengan bahan dasar losion ion (-). Ion merupakan bahan dasar kontraksi otot yang dapat diserap 100% oleh kulit. Bahan aktif terapi ini, Ganoderma lucidum, yaitu tanaman jamur yang inti selnya mudah dipecahkan dan memiliki kekuatan untuk mencerahkan kulit (whitening), meningkatkan sirkulasi pembuluh darah di kulit (vasodilatasi), regenerasi sel, dan mengontrol eksitasi dan inhibisi sel. Karena itu, Gano Ion Therapy menjadi solusi tepat untuk menjawab problem jerawat parah, penuaan dini dan kulit kusam. Usai melakukan perawatan selama 2 jam kulit akan terasa halus, lembab dan kenyal.


Fango Rebalanced

Perawatan untuk tubuh, tangan, dan kaki yang menggunakan lumpur laut alami dan bahan lilin. Maskernya kaya mineral tumbuh-tumbuhan. Dengan kehangatannya yang khas, perawatan ini berfungsi mengeliminasi racun dari dalam tubuh dan menyehatkan serta menghaluskan kulit. Juga, mengurangi lingkar tubuh, anti selulit, melegakan otot tegang, relaksasi dan mengencangkan kulit.

Heel Smoothing

Jangan abaikan perawatan kaki. Masalah yang sering ditemui adalah kulit kaki kering, dan tumit kaki pecah-pecah. Dengan massage di kaki, perawatan yang membutuhkan waktu 1,5 jam ini berkhasiat menghaluskan tumit yang kasar dan pecah-pecah, serta mencerahkan warna tumit. Dengan kaki yang halus dan mulus, maka Anda pun akan melenggang bebas dengan sepatu high heels. (kpl/npy)


Kulit Secerah Emas


KapanLagi.com - Gold (emas) tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai perhiasan. Dalam jagad kecantikan, kecemerlangan emas sendiri telah menjadi inspirasi untuk membuat wajah cerah.

Menurut dokter konsultan Esther House of Beauty, dr Santi Sadikin, wanita selalu ingin tampil lebih cerah. Karena itu dihadirkan perawatan baru yang disebut Golden Mask.

Sesuai namanya, Golden mask adalah masker yang terbuat dari logam mulia 24 karat. Masker ini diciptakan oleh perusahaan Jepang, UMO, pada Mei 2007 disertai penemuan Gamma PGA (sejenis larutan) yang berfungsi untuk melarutkan dan membawa emas menembus jaringan kulit.

Di dalam kulit, emas berfungsi menghambat kerusakan serat kolagen dan elastin sehingga memberikan efek kenyal, kencang, bercahaya dan melancarkan sistem pembuangan limfatik. Masker emas ini bisa digunakan untuk semua jenis kulit atau kulit dengan tanda penuaan dini.

Perawatan ini cocok dilakukan menjelang acara-acara penting seperti pernikahan, pemotretan, dan sebagainya. Hasil akan terlihat setelah 3-7 hari setelahnya.

Perawatan ini bisa dilakukan 2-3 bulan sekali atau kapanpun yang diinginkan. Waktu perawatan sekitar dua jam dan dapat dikombinasikan dengan perawatan lainnya.

Monday, November 3, 2008

Inner beauty

Inner beauty is a concept used to describe the positive aspects of something that is not physically observable.

While most species use physical traits and pheromones to attract mates, some humans claim to rely on the inner beauty of their choices. Qualities including kindness, sensitivity, tenderness or compassion, creativity and intelligence have been said to be desirable since antiquity. However new research comparing what humans claim to find attractive to their actual mating habits underlines the superficiality of "inner beauty," underlining the fact that the human animal relies on physical traits and pheromones just like every other animal to find a mate. That said, whether "inner beauty" does or does not measurably affect humans' mating habits, some traits classified as "inner beauty" do give an evolutionary survival advantage to either the individual or mating couple or group or all three.

from : http://en.wikipedia.org/wiki/Beauty#Inner_beauty

Beauty

Beauty is a characteristic of a person, place, object or idea that provides a perceptual experience of pleasure, meaning or satisfaction. Beauty is studied as part of aesthetics, sociology, social psychology and culture. As a cultural creation, beauty has been extremely commercialized. An "ideal beauty" is a person who is admired, or possesses features widely attributed to beauty in a particular culture.

The experience of "beauty" often involves the interpretation of some entity as being in balance and harmony with nature, which may lead to feelings of attraction and emotional well-being. Because this is a subjective experience, it is often said that "beauty is in the eye of the beholder".[1] In its most profound sense, beauty may engender a salient experience of positive reflection about the meaning of one's own existence. An "object of beauty" is anything that reveals or resonates with personal meaning.

The classical Greek adjective beautiful was καλλός. The Koine Greek word for beautiful was "ὡραῖος",[2] an adjective etymologically coming from the word "ὥρα" meaning hour. In Koine Greek, beauty was thus associated with "being of one's hour". A ripe fruit (of its time) was considered beautiful, whereas a young woman trying to appear older or an older woman trying to appear younger would not be considered beautiful. ὡραῖος in Attic Greek had many meanings, including youthful and ripe old age.[3]

From: Wikipedia.org

Health & Beauty © 2008 | Coded by Randomness | Illustration by Wai | Design by betterinpink!